BOJONEGORO – Warga Kabupaten Bojonegoro perlu bersiap menghadapi cuaca panas pada Kamis, 22 Oktober 2026.
Berdasarkan prakiraan cuaca yang disampaikan dalam laporan harian Pusdalops BPBD Kabupaten Bojonegoro, suhu udara diperkirakan mencapai 35 derajat Celsius pada siang hari, dengan kondisi cerah mendominasi sebagian besar waktu.
Laporan yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB tersebut juga mencatat kondisi tinggi muka air (TMA) Sungai Bengawan Solo berada pada angka 6,00 meter dengan status normal dan tren stabil.
Sementara itu, tidak ada kejadian bencana yang dilaporkan dalam pemantauan tersebut.
Berdasarkan rincian prakiraan cuaca, kondisi udara di Bojonegoro akan mengalami perubahan suhu dari pagi hingga dini hari.
Pada pagi hari, cuaca Bojonegoro diperkirakan cerah dengan suhu sekitar 28 derajat Celsius.
Kelembapan udara berada di angka 63 persen, sementara angin bertiup dari barat daya dengan kecepatan 2,8 kilometer per jam.
Memasuki siang hari, suhu diprediksi meningkat hingga 35 derajat Celsius.
Angin bertiup dari arah timur dengan kecepatan mencapai 19,9 kilometer per jam.
Kelembapan udara diperkirakan turun menjadi 39 persen.
Kondisi tersebut membuat siang hari menjadi periode dengan suhu tertinggi dalam prakiraan kali ini.
Warga yang beraktivitas di luar ruangan sebaiknya memperhatikan kondisi tubuh, mencukupi kebutuhan air minum, dan menggunakan pelindung dari paparan sinar matahari.
Pada malam hari, cuaca diperkirakan tetap cerah dengan suhu sekitar 29 derajat Celsius.
Angin masih bertiup dari arah timur dengan kecepatan 13,2 kilometer per jam, sedangkan kelembapan udara mencapai 61 persen.
Sementara itu, pada dini hari, kondisi cuaca diprediksi berubah menjadi berawan.
Suhu udara diperkirakan turun hingga 25 derajat Celsius, dengan kelembapan 79 persen dan angin dari tenggara berkecepatan 5,2 kilometer per jam.
Hasil pemantauan cuaca secara visual yang tercantum dalam laporan BPBD menunjukkan kondisi cerah hingga cerah berawan di sejumlah wilayah Kabupaten Bojonegoro.
Wilayah Bojonegoro Kota dan Bojonegoro Selatan terpantau cerah berawan.
Sementara itu, wilayah Bojonegoro Timur dan Bojonegoro Barat dilaporkan cerah.
Meski kondisi cerah mendominasi, masyarakat tetap perlu memperhatikan perubahan cuaca sepanjang hari, terutama ketika melakukan perjalanan, bekerja di lahan pertanian, maupun menjalankan aktivitas di ruang terbuka.
Selain memantau kondisi cuaca, Pusdalops BPBD Kabupaten Bojonegoro juga melaporkan perkembangan tinggi muka air Sungai Bengawan Solo berdasarkan data Perum Jasa Tirta I, Divisi Jasa ASA III Bengawan Solo.
Dalam laporan tersebut, tinggi muka air tercatat sebesar 6,00 meter.
Status sungai berada dalam kategori normal dengan tren stabil.
Laporan harian itu juga mencatat nihil kejadian bencana selama periode pemantauan yang disampaikan.
Meski demikian, pemantauan kondisi cuaca dan sungai tetap penting dilakukan untuk mendukung kesiapsiagaan masyarakat terhadap kemungkinan perubahan kondisi lingkungan.
Dengan suhu maksimum yang diperkirakan mencapai 35 derajat Celsius, masyarakat Bojonegoro disarankan menjaga kecukupan cairan tubuh dan mengurangi paparan sinar matahari langsung apabila kondisi terasa terlalu panas.
Bagi warga yang harus bekerja di luar ruangan, penggunaan topi atau pelindung matahari serta istirahat berkala dapat membantu mengurangi dampak paparan panas.
Informasi ini merujuk pada laporan harian Pusdalops BPBD Kabupaten Bojonegoro untuk Kamis, 22 Oktober 2026.
Masyarakat tetap disarankan mengikuti informasi dan pembaruan cuaca dari BMKG serta informasi kebencanaan dari BPBD setempat. (aj)












