Beranda TNI/POLRI AKBP Panji Gedhe Prabawa Pimpin Polres Batu, Ini Komitmen Barunya

AKBP Panji Gedhe Prabawa Pimpin Polres Batu, Ini Komitmen Barunya

BATU – Suasana khidmat sekaligus meriah mewarnai penyambutan Kapolres Batu yang baru, AKBP Panji Gedhe Prabawa, di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Batu, Jawa Timur, Kamis (15/10/2026).

Tradisi Pedang Pora menjadi salah satu prosesi utama untuk menyambut kedatangan pimpinan baru tersebut.

Kedatangan AKBP Panji Gedhe Prabawa bersama istrinya, Ny. Suci Panji Gedhe, diawali dengan prosesi pengalungan bunga.

Penyambutan kemudian dilanjutkan dengan jajaran kehormatan (Jarmat), tradisi Pedang Pora, serta pertunjukan tari khas Jawa Timur yang menambah semarak suasana.

Sejumlah pejabat utama (PJU) Polres Batu, para Kapolsek jajaran, personel kepolisian, hingga aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Polres Batu turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Usai menjalani rangkaian penyambutan, AKBP Panji menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk mengemban tugas sebagai Kapolres Batu.

Ia menyadari jabatan tersebut bukan sekadar tanggung jawab kedinasan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh komitmen.

“Pertama-tama, kehadiran saya di sini merupakan amanah dari Allah SWT. Amanah ini menjadi tanggung jawab besar bagi saya untuk bisa menjalankannya dengan baik,” ujar AKBP Panji.

Dalam menjalankan tugas barunya, AKBP Panji menegaskan akan meneruskan berbagai program positif yang telah dirintis oleh pendahulunya, AKBP Dr. Aris Purwanto.

Menurutnya, berbagai capaian dan penghargaan yang telah diraih Polres Batu menjadi modal penting untuk menjaga sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

“Banyak hal positif dan torehan penghargaan yang sudah ditinggalkan oleh AKBP Dr. Aris Purwanto untuk masyarakat Kota Batu. Tentu saya akan melanjutkan hal-hal positif tersebut,” ungkapnya.

Namun, melanjutkan capaian sebelumnya bukan satu-satunya fokus yang ingin diwujudkan.

AKBP Panji juga berkomitmen mendorong Polres Batu agar semakin humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat.

Dia menilai keterbukaan terhadap kritik dan saran menjadi bagian penting dalam memperbaiki kinerja institusi kepolisian.

Karena itu, masyarakat dipersilakan menyampaikan masukan apabila menemukan pelayanan atau tindakan anggota yang dinilai kurang tepat.

“Apabila saya dan seluruh jajaran Polres Batu melakukan hal-hal yang kurang berkenan atau kurang tepat, saya mohon dimaafkan dan diberikan koreksi. Kami akan merespons serta menindaklanjuti masukan tersebut,” tegasnya.

Selain peningkatan pelayanan publik, pemberantasan narkoba dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang menjadi salah satu perhatian utama AKBP Panji dalam memimpin Polres Batu.

Langkah tersebut sejalan dengan program atensi Kapolda Jawa Timur yang menekankan pentingnya upaya kepolisian dalam menangani persoalan narkotika dan penyalahgunaan obat terlarang.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi warga Kota Batu.

AKBP Panji juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun sinergi dengan kepolisian.

Menurutnya, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat.

Mengakhiri pernyataannya, ia berharap dapat diterima dengan baik oleh seluruh warga Kota Batu serta memperoleh dukungan dalam menjalankan tugas sebagai Kapolres.

“Saya dan keluarga mohon diterima oleh seluruh warga Kota Batu. Dari lubuk hati yang paling dalam, saya akan berusaha menjalankan amanah ini dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Batu,” pungkasnya.

Dengan kepemimpinan baru ini, Polres Batu diharapkan mampu mempertahankan capaian positif yang telah diraih, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat upaya pemberantasan narkoba dan pemeliharaan kamtibmas di Kota Batu. (Fur)

Artikel sebelumyaPresiden Prabowo Rombak Sejumlah Jabatan Strategis, Kepala BNPB hingga Wamen Berganti
Artikel berikutnyaBupati Wahono Dampingi Kementerian PAN-RB, 4 KDKMP di Bojonegoro Disidak