MATARAM – Warga dan pengguna jalan di Kota Mataram perlu bersiap menghadapi rekayasa lalu lintas pada Rabu, 7 Oktober 2026.
Sejumlah ruas jalan akan ditutup sementara menyusul digelarnya parade rider MotoGP Mandalika 2026.
Parade tersebut merupakan bagian dari rangkaian Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.
Sejumlah pembalap akan menyapa masyarakat dengan melintasi sejumlah ruas jalan utama di pusat Kota Mataram.
Untuk memastikan kegiatan berjalan aman sekaligus mengantisipasi kepadatan kendaraan, Polresta Mataram menyiapkan skema pengamanan dan pengalihan arus lalu lintas.
Berdasarkan informasi Polresta Mataram yang dikutip dari Tribratanews, Selasa (6/10/2026), rekayasa lalu lintas mulai diberlakukan sekitar pukul 11.00 WITA hingga seluruh rangkaian parade selesai.
Kasat Lantas Polresta Mataram Kompol Muhamad Puteh Rinaldi menjelaskan, rombongan pembalap akan memulai perjalanan dari kawasan Taman Sangkareang.
Dari lokasi tersebut, rombongan bergerak melalui Jalan Pejanggik menuju Perempatan Bank Indonesia.
Setelah itu, parade berlanjut dengan berbelok ke kanan menuju kawasan Teras Udayana.
“Parade rider nanti lewat arah barat sampai Perempatan Bank Indonesia, kemudian berbelok ke kanan menuju Teras Udayana,” ujar Puteh di Polresta Mataram, Minggu (4/10/2026).
Jalan Pejanggik dan Udayana Ditutup Sementara
Dua ruas yang menjadi perhatian utama dalam rekayasa lalu lintas adalah Jalan Pejanggik dan Jalan Udayana.
Kedua ruas tersebut menjadi bagian dari lintasan parade sehingga akses kendaraan akan dibatasi ketika rombongan pembalap melintas.
Akses menuju Jalan Udayana dari arah Jalan Adisucipto, Rembiga, juga akan ditutup sementara untuk mengamankan jalur parade.
Polisi telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif bagi pengendara agar arus kendaraan tetap bergerak dan tidak terjadi penumpukan di sekitar rute parade.
Kendaraan dari arah barat yang melintasi Jalan Langko akan diarahkan berbelok di kawasan Pertigaan Polda NTB menuju lampu merah Seruni.
Dari kawasan tersebut, pengendara dapat melanjutkan perjalanan melalui Jalan Pemuda Gomong atau menuju Perempatan Seruni.
Sementara itu, kendaraan dari arah timur yang melintasi Jalan Catur Warga tidak akan diarahkan masuk ke jalur parade.
Pengendara juga dilarang berbelok ke kanan di kawasan Taman Sangkareang selama rekayasa diberlakukan.
Bagi kendaraan dari arah Jalan Adisucipto di kawasan Rembiga, arus kendaraan masih dapat bergerak lurus dari kedua arah.
Namun, akses menuju Jalan Udayana ditutup sementara karena ruas tersebut digunakan sebagai jalur rombongan pembalap MotoGP.
Rekayasa lalu lintas juga diterapkan di Perempatan AMM.
Kendaraan yang datang dari arah selatan akan diarahkan berbelok ke kiri menuju Jalan Pendidikan.
Kasat Lantas Polresta Mataram menghimbau masyarakat untuk mengikuti petunjuk petugas dan memanfaatkan jalur alternatif yang telah disiapkan.
“Masyarakat bisa memilih jalur alternatif yang sudah disiapkan dan mengikuti arahan petugas,” himbaunya.
Parade rider MotoGP ini menjadi salah satu agenda penting menjelang bergulirnya MotoGP Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, pada 9–11 Oktober 2026.
Sembilan pembalap yang masuk dalam daftar parade adalah Marc Marquez, Franco Morbidelli, Fabio Di Giannantonio, Marco Bezzecchi, Fermin Aldeguer, Brad Binder, Maximo Quiles, Mario Aji dan Veda Pratama.
Masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di sekitar rute parade disarankan menghindari Jalan Pejanggik dan Jalan Udayana selama kegiatan berlangsung.
Pengendara juga diminta mematuhi arahan petugas, tidak menerobos pembatas, serta tidak memaksakan diri melewati ruas jalan yang telah dialihkan demi menjaga keamanan dan kelancaran parade. (al)












